WhatsApp Icon
banner
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Merajut Harapan Anak Binaan, Baznas Batang Hari Terima Kunjungan Kalapas Anak Muara Bulian
Merajut Harapan Anak Binaan, Baznas Batang Hari Terima Kunjungan Kalapas Anak Muara Bulian
MUARA BULIAN — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Batang Hari menjajaki kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian dalam rangka penguatan program pembinaan dan pemberdayaan anak binaan. Penjajakan kerja sama tersebut ditandai dengan kunjungan Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, J Kasogi Surya Fattah, A.Md, S.H., M.H., yang didampingi Kasi Pembinaan LPKA Kelas II Muara Bulian, Budi Sutiyo, S.Pd., M.H., ke Kantor Baznas Kabupaten Batang Hari, Senin (2/2). Dalam kunjungan tersebut, rombongan LPKA disambut langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Batang Hari, H. Muslim, M.Sy, bersama Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan ZIS, Mohd Haramen, M.E.Sy, Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. Muhammad Syukri, serta Ketua Pelaksana Baznas Kabupaten Batang Hari, KH Parlindungan Hasibuan. Ketua Baznas Batang Hari, H. Muslim, M.Sy, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyampaikan bahwa Baznas memiliki komitmen untuk mendukung program-program pembinaan sosial, keagamaan, dan kemandirian ekonomi, termasuk bagi anak-anak binaan di LPKA. “Baznas tidak hanya fokus pada penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah, tetapi juga pada upaya pemberdayaan dan pembinaan umat, termasuk anak binaan yang membutuhkan perhatian dan pendampingan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Kalapas Anak Kelas II Muara Bulian, J Kasogi Surya Fattah, menjelaskan bahwa penjajakan ini bertujuan membuka peluang sinergi dalam program pembinaan mental, spiritual, serta keterampilan bagi anak binaan. Ia berharap dukungan Baznas dapat memperkuat proses pembinaan yang selama ini berjalan di LPKA. “Kami berharap ke depan terjalin kerja sama konkret yang bermanfaat bagi anak-anak binaan, baik dalam pembinaan keagamaan maupun pemberdayaan keterampilan,” katanya. Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi awal mengenai potensi program kolaboratif yang dapat diwujudkan dalam waktu dekat sebagai bentuk sinergi antara Baznas Kabupaten Batang Hari dan LPKA Kelas II Muara Bulian. (***)
03/02/2026 | Humas
Pelantikan UPZ Desa/Lurah Kecamatan Mersam, Menyalahkan Gema Zakat dari Desa
Pelantikan UPZ Desa/Lurah Kecamatan Mersam, Menyalahkan Gema Zakat dari Desa
Jum’at pagi, 23 Januari 2026, suasana Kecamatan Mersam terasa berbeda. Sejumlah tokoh agama, aparatur pemerintah, dan pengurus zakat berkumpul dengan satu tujuan mulia: menguatkan peran zakat, infaq, dan sedekah demi kesejahteraan masyarakat. Di hadapan para pengurus yang hadir, Ketua BAZNAS Kabupaten Batanghari H. Muslim Piko, M.Sy secara resmi mengukuhkan pengurus Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Sedekah (UPZ ZIS) se-Kecamatan Mersam. Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal harapan baru bagi pengelolaan ZIS yang lebih terarah dan berdampak nyata. Kegiatan ini turut dihadiri Camat Mersam Rinto Saputra, Kepala KUA Kecamatan Mersam, Kasi Kesejahteraan Sosial Pemerintah Kecamatan Mersam Ahmad Sanusi, S.Sos, serta Ketua MUI Kecamatan Mersam Dr. Azmi, M.Pd. Kehadiran mereka mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan lembaga zakat dalam melayani umat. Dalam suasana penuh keakraban, Ketua BAZNAS Batanghari menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pengumpulan zakat di desa dan kelurahan. Dari tangan para pengurus inilah, zakat diharapkan tidak hanya terkumpul lebih optimal, tetapi juga tersalurkan tepat sasaran, menyentuh mereka yang benar-benar membutuhkan. Pesan penuh semangat datang dari Camat Mersam Rinto Saputra. Ia mengajak seluruh UPZ desa dan lurah untuk bergerak bersama, berlomba dalam kebaikan, dan menargetkan Kecamatan Mersam menjadi salah satu wilayah dengan pengumpulan ZIS terbanyak. Lebih dari itu, ia berharap zakat mampu menjadi solusi nyata sehingga jumlah masyarakat miskin di Kecamatan Mersam terus menurun dari waktu ke waktu. Di akhir kegiatan, Ketua BAZNAS Batanghari menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Mersam, Sekcam Leni Marzani, serta Kasi Kessos yang telah memfasilitasi dan mendukung penuh terselenggaranya acara tersebut. Dengan doa yang dipanjatkan dipimpin oleh Ketua MUI Kecamatan Mersam, Dr Azmi, kegiatan ini ditutup dengan harapan besar: semoga Allah SWT meridhoi setiap langkah dan ikhtiar, serta menjadikan zakat sebagai jalan keberkahan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kecamatan Mersam. (**)
23/01/2026 | Humas
Enam Kunci Rumah Layak Huni Diserahkan, Bupati Muhammad Fadhil Arif Ajak Masyarakat Mampu Berzakat ke Baznas Batang Hari
Enam Kunci Rumah Layak Huni Diserahkan, Bupati Muhammad Fadhil Arif Ajak Masyarakat Mampu Berzakat ke Baznas Batang Hari
MUARA BULIAN - Pagi Selasa (30/12), suasana Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang terasa berbeda. Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, meresmikan sekaligus menyerahkan enam unit rumah layak huni yang dibangun oleh Baznas Kabupaten Batang Hari untuk warga yang tergolong dalam delapan asnaf. Program ini menjadi bukti nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat menjelma menjadi solusi konkret bagi masyarakat kurang mampu. Rumah-rumah layak huni tersebut tersebar di enam kecamatan, yakni Batin XXIV, Mersam, Muara Tembesi, Maro Sebo Ilir (MSI), Pemayung, dan Bajubang. Peresmian dipusatkan di Desa Pompa Air, ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci rumah kepada penerima manfaat. Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menegaskan bahwa rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi awal untuk kehidupan yang lebih bermartabat. “Saya berharap rumah ini bisa menjadi motivasi bagi pemiliknya untuk hidup lebih layak, lebih sehat, dan lebih bersemangat menjalani kehidupan,” ujar Bupati. Tak hanya itu, ia juga menaruh harapan besar kepada Baznas Batang Hari agar terus menggugah kesadaran masyarakat mampu untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi. “Kalau kita bicara potensi, zakat masyarakat Batang Hari ini sebenarnya sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik melalui Baznas, persoalan kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu bisa kita selesaikan bersama,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Baznas Batang Hari, H. Muslim, menjelaskan bahwa pembangunan rumah layak huni ini merupakan hasil swadaya masyarakat yang dikolaborasikan dengan pemerintah desa. Proses pembangunan tak lepas dari semangat gotong royong warga setempat. “Bahkan pemerintah desa dan masyarakat ikut bahu-membahu menyempurnakan rumah ini. Ada yang menyumbang tenaga, ada pula yang membantu material. Inilah kekuatan zakat yang dikombinasikan dengan solidaritas sosial,” ungkapnya. H Muslim menambahkan tahun 2025 ini ada delapan rumah layak huni baik yang dibangun maupun yang dibedah oleh Baznas Batang Hari. Dan dana pembangunannya berasal dari zakat dan infak masyarakat Batang Hari. ''Oleh karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Batang Hari yang telah berkenan meresmikan rumah ini, juga kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Batang Hari yang telah berzakat dan berinfaq melalui Baznas,'' ucapnya. Kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah semakin menegaskan komitmen bersama dalam pengentasan kemiskinan berbasis zakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Batang Hari Rahmad Hasrofi, S.E, Asisten I Setda Batang Hari Muhammad Rifa'i, SP.,ME, Kepala Dinas Sosial Sofian, SH, Kadis DPDM Taufiq. S.Ag, Kepala Dinas DPPKBP3A M Khadafi Muchtar, SE, Kepala Bapperinda Kabupaten Batanghari, Ahmad Kurniadi, S.E, M.E, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari H. Zeifni Ishaq, M.HI, unsur pimpinan Baznas Batang Hari, serta para kepala desa lokasi pembangunan rumah, Kades Terentang Baru, Wahyu Pranyoto, Kades Pompa Air M Yasin A.Md, Kades Sengkati Gedang, Lurah Kampung Baru Juni Kurniawan, S.E, serta masyarakat. Di wajah para penerima rumah, terpancar rasa haru dan syukur. Bagi mereka, rumah ini bukan hanya tempat berteduh, melainkan awal kehidupan baru yang lebih layak—buah dari kepedulian zakat yang dikelola amanah. Dari Desa Pompa Air, enam kunci rumah itu kini telah membuka pintu harapan. Harapan bahwa zakat, ketika dikelola bersama dan digerakkan dengan hati, mampu mengubah nasib dan menguatkan sendi-sendi kemanusiaan di Bumi Serentak Bak Regam. (***)
31/12/2025 | Humas

Artikel Terbaru