
Berita Terkini
BAZNAS Batang Hari Salurkan Amanah Zakat untuk Korban Kebakaran di Pemayung
BATANG HARI – Musibah kebakaran yang terjadi berturut-turut di Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, meninggalkan duka mendalam bagi sejumlah keluarga. Di tengah kehilangan tempat tinggal dan harta benda, BAZNAS Kabupaten Batang Hari hadir membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian sekaligus wujud nyata amanah masyarakat yang menitipkan zakatnya melalui BAZNAS.
Dalam kurun waktu kurang dari sepekan, sedikitnya tiga peristiwa kebakaran terjadi di wilayah Kecamatan Pemayung. Peristiwa pertama menimpa rumah Misnah Wati pada Kamis dini hari, 6 Agustus 2026. Selanjutnya, kebakaran melanda Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) di Desa Lopak Aur pada Senin, 10 Agustus 2026. Sehari kemudian, Selasa, 11 Agustus 2026, kebakaran kembali terjadi dan menghanguskan rumah Yuliana di Desa Pulau Raman.
Kondisi para korban menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Batang Hari. Bersama Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), BAZNAS turun langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Batang Hari, Mohd Haramen, S.E., M.E.Sy., yang juga dipercaya sebagai Ketua BAZNAS Tanggap Bencana, turun langsung menyerahkan bantuan kepada korban. Kehadiran BAZNAS tersebut didampingi penyuluh agama KUA Kecamatan Pemayung.
Bantuan diberikan langsung kepada korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan agar keluarga yang tertimpa musibah tidak merasa menghadapi cobaan seorang diri.
“Saya hari ini membawa titipan para masyarakat Batang Hari yang menitipkan zakatnya ke BAZNAS. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban bapak,” ujar Mohd Haramen saat menyerahkan bantuan kepada keluarga korban.
Perjalanan menuju lokasi korban di Desa Pulau Raman juga menjadi gambaran bagaimana pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan penuh kesungguhan. Tim harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, kemudian menyeberangi Sungai Batang Hari menggunakan ketek kecil dan melanjutkan perjalanan melalui jalan tanah hingga tiba di lokasi rumah korban.
Sesampainya di lokasi, puing-puing rumah yang terbakar masih terlihat berserakan. Kayu yang hangus, seng yang rusak dan perabotan rumah tangga yang tidak lagi dapat digunakan menjadi saksi beratnya musibah yang dialami keluarga korban.
Bagi BAZNAS, bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat mengembalikan seluruh harta benda yang hilang. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penguat bagi korban untuk bangkit kembali setelah musibah.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran BAZNAS membawa pesan bahwa masyarakat Batang Hari tidak tinggal diam ketika ada saudara mereka yang sedang mengalami kesulitan.
Dana yang disalurkan merupakan bagian dari amanah masyarakat yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS Kabupaten Batang Hari. Amanah tersebut kemudian dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan zakat.
Mohd Haramen juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Batang Hari yang telah mempercayakan zakatnya kepada BAZNAS.
Ia berharap kepercayaan tersebut terus tumbuh sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari zakat yang ditunaikan para muzaki.
“Terima kasih kepada masyarakat Batang Hari yang telah mempercayai BAZNAS untuk menyalurkan zakatnya. Semoga diberikan keberkahan dan keridhaan oleh Allah SWT. Muzaki bahagia, mustahik sejahtera,” ungkapnya.
Musibah kebakaran di Pemayung menjadi pengingat bahwa di balik setiap rupiah zakat yang ditunaikan masyarakat, terdapat amanah besar untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Batang Hari berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mustahik menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan uluran tangan.
Karena bagi BAZNAS, zakat bukan hanya tentang penghimpunan. Zakat adalah amanah yang harus dikelola dan disalurkan hingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh mereka yang berhak menerimanya.
Muzaki Bahagia, Mustahik Sejahtera.
11/08/2026 | HUMAS BAZNAS
Gaji ke-13 dan ke-14 Cair, BAZNAS Batang Hari Ajak Masyarakat Sisihkan Rezeki untuk Bersedekah
BATANG HARI — Momentum pencairan gaji ke-13 dan gaji ke-14 menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk berbagi dan menebar kebermanfaatan kepada sesama.
Melalui kampanye bertajuk “Gaji 13 & 14 Cair, Jangan Lupa Berbagi”, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batang Hari mengajak para penerima gaji untuk menyisihkan sebagian rezekinya melalui sedekah dan infak.
BAZNAS Kabupaten Batang Hari mengingatkan bahwa rezeki yang diterima akan semakin bermakna ketika sebagian di antaranya turut digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Rezeki yang datang, akan lebih berarti ketika ikut menghidupkan sesama.”
Dalam kampanye tersebut, BAZNAS Kabupaten Batang Hari juga mengajak masyarakat untuk menyisihkan sebagian penghasilan dan menyalurkannya melalui lembaga resmi BAZNAS.
“Hari ini mungkin kita menerima rezeki. Di luar sana, ada keluarga yang sedang menunggu uluran tangan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kampanye tersebut.
Sedekah dan infak yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya dapat disalurkan untuk berbagai program kemaslahatan dan membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga kepedulian dari para muzaki dan donatur dapat memberikan dampak yang lebih luas.
BAZNAS Kabupaten Batang Hari juga mengusung semangat “Gaji Bertambah, Kepedulian Jangan Berkurang.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa bertambahnya pendapatan hendaknya diiringi dengan bertambahnya kepedulian sosial.
Masyarakat yang ingin bersedekah dan berinfak dapat menyalurkannya melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Batang Hari maupun QR Code yang telah disediakan.
Rekening Infak BAZNAS Kabupaten Batang Hari
BSI: 71.2538.0403
Bank Jambi: 3000.1933.71
Bank Jambi Syariah: 7001.2490.47
BRI: 0315.0100.0159.307
Informasi dan layanan BAZNAS Kabupaten Batang Hari juga dapat diakses melalui kabbatanghai.baznas.go.id atau menghubungi 0821 7736 2300.
Melalui gerakan ini, BAZNAS Kabupaten Batang Hari berharap momentum pencairan gaji ke-13 dan ke-14 tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi penerimanya, tetapi juga menjadi jalan hadirnya kebahagiaan bagi saudara-saudara yang membutuhkan.
“Ayo bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Batang Hari. Syukuri nikmatnya, berbagi kebaikan.”
BAZNAS Kabupaten Batang Hari — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
10/08/2026 | HUMAS BAZNAS
BAZNAS Kabupaten Batang Hari Resmikan dan Serahkan 16 Rumah Layak Huni kepada Mustahik
BATANG HARI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batang Hari melaksanakan peresmian sekaligus serah terima 16 unit Rumah Layak Huni kepada mustahik penerima manfaat di Kabupaten Batang Hari.
Kegiatan tersebut diresmikan dan diserahkan secara langsung oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, S.E., sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Program Rumah Layak Huni BAZNAS Kabupaten Batang Hari merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mustahik. Melalui program ini, masyarakat penerima manfaat diharapkan dapat memiliki hunian yang lebih layak serta lingkungan tempat tinggal yang sehat dan nyaman.
Dalam pelaksanaannya, program pembangunan Rumah Layak Huni ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS Kabupaten Batang Hari dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Jambi serta Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bulian.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pengelola zakat dan instansi pemerintah dalam menghadirkan manfaat zakat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Sebanyak 16 mustahik menerima manfaat program Rumah Layak Huni tersebut. Penyerahan ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan taraf kehidupan dan memberikan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Batang Hari menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Jambi, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Bulian, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program tersebut.
Melalui program Rumah Layak Huni, BAZNAS Kabupaten Batang Hari berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dan pendayagunaan zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Zakat bukan hanya tentang memberi, tetapi bagaimana zakat mampu menghadirkan kehidupan yang lebih layak, mandiri, dan sejahtera bagi para mustahik.”
Dengan adanya program ini, diharapkan sinergi dan kolaborasi antara BAZNAS dengan pemerintah serta berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak masyarakat Kabupaten Batang Hari yang mendapatkan manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah.
04/08/2026 | Sahrul Aji Ibnu Sobar
Berita Pendistribusian
Artikel Terbaru
Zakat Bukan Sekadar Memberi, Pastikan Sampai kepada Asnaf yang Berhak
BAZNAS Kabupaten Batang Hari mengajak masyarakat untuk semakin memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban untuk mengeluarkan sebagian harta, tetapi juga amanah untuk memastikan harta tersebut sampai kepada orang-orang yang benar-benar berhak menerimanya.
Pertanyaan sederhana seperti “Tahukah Pakdo, Mekdo, Nyai, Datuk?” menjadi pengingat bahwa dalam menunaikan zakat, kita perlu memperhatikan siapa penerimanya. Sebab, zakat yang diberikan kepada pihak yang tidak termasuk dalam golongan penerima zakat (asnaf) tidak sesuai dengan ketentuan syariat.
Zakat Harus Diberikan kepada Asnaf yang Berhak
Zakat memiliki ketentuan yang berbeda dengan sedekah atau pemberian biasa. Dalam syariat Islam, zakat harus disalurkan kepada golongan yang berhak menerimanya sesuai ketentuan.
Karena itu, seorang muzaki tidak cukup hanya berniat baik dan mengeluarkan zakat. Ketepatan penyaluran juga menjadi bagian penting dari amanah zakat.
Di sinilah peran lembaga amil zakat menjadi sangat penting. BAZNAS hadir untuk membantu masyarakat dalam menghitung, mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan zakat agar lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariat.
Mengenali Kondisi Masyarakat yang Membutuhkan
Salah satu tantangan dalam penyaluran zakat adalah menentukan apakah seseorang benar-benar termasuk kelompok yang membutuhkan. Kondisi ekonomi setiap keluarga tentu berbeda. Ada kebutuhan makanan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok lainnya.
Materi edukasi yang disampaikan BAZNAS Kabupaten Batang Hari melalui poster ini menggambarkan bahwa kondisi kemiskinan tidak selalu mudah dilihat secara kasatmata. Karena itu, diperlukan pendataan, verifikasi, dan asesmen yang baik sebelum bantuan zakat diberikan.
Dengan pengelolaan data mustahik yang baik, zakat dapat diarahkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan dan memenuhi kriteria penerima manfaat.
Jangan Hanya Memberi, Pastikan Tepat Sasaran
Zakat adalah amanah dari muzaki sekaligus hak bagi mustahik. Ketika masyarakat menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya, proses penghimpunan hingga pendistribusian dapat dilakukan secara lebih terukur.
BAZNAS Kabupaten Batang Hari mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. Selain membantu memastikan zakat diberikan kepada penerima yang tepat, masyarakat juga mendapatkan bukti setoran zakat yang dapat digunakan sebagai pengurang penghasilan kena pajak (PTKP) sesuai ketentuan yang berlaku.
Zakat Anda, Amanah yang Harus Dijaga
Setiap rupiah zakat memiliki nilai ibadah dan tanggung jawab sosial. Zakat bukan hanya tentang berapa banyak yang kita keluarkan, tetapi juga kepada siapa zakat tersebut diberikan dan seberapa besar manfaatnya bagi kehidupan mustahik.
Mari bersama-sama membangun budaya berzakat yang aman, tertib, tepat sasaran, dan sesuai syariat.
Pastikan zakat Anda sampai kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya.
Salurkan zakat melalui BAZNAS Kabupaten Batang Hari.Agar zakat lebih aman, tepat sasaran, dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Batang HariKabbatanghari.baznas.go.idLayanan Informasi: 0821 7736 2300
13/08/2026 | Sahrul Aji Ibnu Sobar
Sedekah Subuh Mulai Rp1.000, BAZNAS Batang Hari Ajak Masyarakat Biasakan Berbagi Setiap Pagi
BATANG HARI – Bersedekah tidak harus menunggu memiliki rezeki yang berlebih. Dengan niat yang ikhlas dan dilakukan secara rutin, nominal kecil pun dapat menjadi bagian dari kebaikan yang memberikan manfaat bagi sesama.
Semangat inilah yang diusung BAZNAS Kabupaten Batang Hari melalui ajakan Sedekah Subuh, dengan nominal mulai dari Rp1.000. Gerakan sederhana ini mengajak masyarakat untuk membiasakan diri berbagi setiap pagi, khususnya setelah menunaikan salat Subuh.
Melalui kampanye bertajuk “Mau dengan Rp1.000, Didoa’in Malaikat?”, BAZNAS Kabupaten Batang Hari mengajak masyarakat, khususnya para abang-abang dan konco-konco, untuk menyisihkan sebagian kecil rezekinya sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
“Sedekah kecil di waktu Subuh, semoga menjadi jalan datangnya keberkahan besar,” menjadi pesan utama dalam kampanye tersebut.
Membiasakan Berbagi Setiap Pagi
Sedekah Subuh tidak semata-mata berbicara tentang jumlah uang yang diberikan. Lebih dari itu, gerakan ini merupakan upaya membangun kebiasaan berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan hanya Rp1.000, masyarakat sudah dapat mengambil bagian dalam gerakan kebaikan. Jika dilakukan secara rutin dan bersama-sama, sedekah kecil tersebut dapat terhimpun menjadi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Kabupaten Batang Hari mengajak masyarakat untuk menjadikan sedekah sebagai kebiasaan harian. Tidak perlu menunggu kaya, tidak perlu menunggu memiliki banyak uang. Ketika ada niat untuk berbagi, nominal berapa pun dapat menjadi amal kebaikan.
Dari Sedekah Kecil Menjadi Manfaat Besar
Dana yang dihimpun melalui BAZNAS selanjutnya dikelola dan disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan yang berlaku.
Semangat tersebut sejalan dengan prinsip bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat harus dikelola secara amanah dan memberikan manfaat nyata bagi penerima.
Sedekah yang dilakukan secara rutin juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian dan solidaritas sosial. Sebab, setiap kebaikan yang dilakukan bersama-sama akan memberikan dampak yang lebih besar.
Dalam kampanye tersebut, BAZNAS Kabupaten Batang Hari juga mengingatkan masyarakat tentang keutamaan bersedekah pada waktu pagi. Pesan tersebut merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menerangkan bahwa setiap pagi terdapat malaikat yang mendoakan orang yang berinfak agar Allah memberikan ganti atas apa yang telah dikeluarkannya.
Karena itu, Sedekah Subuh Rp1.000 dapat menjadi langkah sederhana untuk memulai hari dengan berbagi.
Sedekah Kini Semakin Mudah
Untuk memudahkan masyarakat menyalurkan sedekah, BAZNAS Kabupaten Batang Hari menyediakan rekening resmi untuk Sedekah Subuh.
Masyarakat dapat menyalurkan sedekah melalui:
BRIRekening: 0315.0100.0159.307a.n. BAZNAS Kabupaten Batang Hari
Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui kanal resmi BAZNAS Kabupaten Batang Hari.
Gerakan ini terbuka bagi siapa saja. Tidak hanya orang dewasa, semangat bersedekah juga dapat ditanamkan sejak dini kepada anak-anak sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian terhadap sesama.
Hanya Rp1.000, Biasakan Berbagi Setiap Pagi
BAZNAS Kabupaten Batang Hari berharap Sedekah Subuh dapat menjadi gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran masyarakat.
Sebab, kebaikan tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Seribu rupiah yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi awal dari kebiasaan besar untuk berbagi.
Mari mulai hari dengan kebaikan.
Sedekah Subuh mulai Rp1.000.Biasakan berbagi setiap pagi.Muzaki bahagia, mustahik sejahtera.
12/08/2026 | Sahrul Aji Ibnu Sobar
Ayo Perbanyak Sedekah di Hari Tarwiyah dan Arafah
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang penuh kemuliaan dalam Islam. Di dalamnya terdapat hari-hari terbaik yang sangat dicintai Allah SWT, khususnya sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Pada momen istimewa ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah seperti puasa, dzikir, doa, serta sedekah.
Hari Tarwiyah dan Hari Arafah menjadi kesempatan emas untuk menanam pahala sebanyak-banyaknya. Sedekah yang diberikan bukan hanya membantu saudara-saudara yang membutuhkan, tetapi juga menjadi jalan datangnya keberkahan hidup, ketenangan hati, dan kelapangan rezeki.
Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.” (HR. Bukhari)
Selain itu, sedekah juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang mampu menghadirkan senyum dan harapan bagi anak yatim, dhuafa, serta masyarakat yang membutuhkan bantuan. Sekecil apa pun yang diberikan, akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
Melalui BAZNAS Kabupaten Batang Hari, mari bersama-sama menyalurkan infak dan sedekah terbaik kita pada Hari Tarwiyah dan Hari Arafah. Semoga setiap rupiah yang kita keluarkan menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah SWT dan mendatangkan keberkahan dunia maupun akhirat.
Karena sesungguhnya, berbagi bukan membuat kita kekurangan, melainkan membuka pintu rezeki yang lebih luas.
Yuk, jadikan momen Dzulhijjah ini sebagai langkah untuk memperbanyak sedekah dan menebar kebaikan kepada sesama.
25/05/2026 | Sahrul AJi Ibnu Sobar






