Berita Terkini
Sebulan Banjir Sumatera : Korban Wafat Tembus 1.137 Jiwa, 457 Ribu Orang Mengungsi, Yuk Kita Bantu Mereka Bangkit
JAKARTA - Sebulan setelah banjir dan longsor di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melaporkan bahwa hingga Jumat (26/12/2025) pukul 19.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tembus 1.137 jiwa. Kabupaten Aceh Utara menjadi paling tertinggi dengan 205 jiwa, disusul Kabupaten Agam dengan 192 jiwa dan Kabupaten Tapanuli Tengah yaitu 133 jiwa. Total warga mengungsi adalah 457.200 orang dengan tertinggi di Kabupaten Aceh Utara yakni 166.900 orang, Kabupaten Aceh Tamiang dengan 150.500 orang, dan Kabupaten Gayo Leus dengan 33.800 orang. Sementara korban yang masih dalam pencarian sebanyak 163 jiwa. Jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana tersebut yaitu 157.838 unit rumah dengan 77.397 unit rumah rusak ringan, 33.276 unit rumah rusak sedang, dan 47.165 unit rumah rusak berat.
Provinsi Sumatra Utara tercatat jumlah korban meninggal dunia menjadi 371 jiwa. Lima kabupaten/kota tertinggi yaitu Tapanuli Tengah (133 jiwa), Tapanuli Selatan (88 jiwa), Sibolga (55 jiwa), Tapanuli Utara (36 jiwa), dan Deli Serdang (17 jiwa). Total korban masih hilang adalah 60 orang.
Total warga mengungsi di Sumatra Utara adalah 10.400 orang dengan tertinggi pada Kabupaten Tapanuli Selatan (4.700 orang), Tapanuli Tengah (2.900 orang), dan Tapanuli Utara (1.200 orang).
Kemudian, pada wilayah Sumatra Barat jumlah korban meninggal dunia terus meningkat dengan 262 jiwa dengan posisi teratas yaitu Kabupaten Agam dengan 192 jiwa, Kabupaten Padang Pariaman yaitu 35 jiwa, dan Kota Padang Panjang dengan 17 jiwa.
Warga yang masih hilang sebanyak 72 orang. Masih banyak korban yang mengungsi dengan total 10.000 warga. Tiga kabupaten/kota tertinggi pengungsiannya adalah Agam (4.300 warga), Tanah Datar (1.600 warga), dan Padang Pariaman (848 warga).
Pada provinsi Aceh, total koban meninggal dunia menjadi 504 jiwa dengan Kabupaten Aceh Utara tertinggi dengan 205 jiwa, disusul Kabupaten Aceh Tamiang dengan 88 jiwa dan Kabupaten Aceh Timur dengan 57 jiwa. Korban yang masih tahap pencarian sebanyak 31 orang. Jumlah warga yang masih mengungsi yaitu 436.900 orang.
Lima kabupaten/kota dengan jumlah pengungsi tertinggi yaitu Aceh Utara dengan 166.900 orang, Aceh Tamiang dengan 150.500 orang, Gayo Lues dengan 33.800 orang, Bireun yaitu 22.900 orang dan Aceh Timur yaitu 20.500 orang. ( Sumber : NU Online)
27/12/2025 | Humas
Menyatukan Niat Mengoptimalkan Zakat dan Sedekah, Kemenag MoU Dengan Baznas Batang Hari
MUARA BULIAN - Suasana Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Haji Kabupaten Batang Hari pada Kamis pagi, 18 Desember 2025, terasa berbeda dari biasanya. Di ruangan itu, para kepala KUA, pengelola madrasah, dan jajaran pimpinan lembaga keagamaan berkumpul dengan satu tujuan yang sama, menyatukan langkah demi menguatkan peran zakat bagi kesejahteraan umat.
Bacaan Ummul Qur'an yang dipimpin ustadz Muhammad Dillo dan lagu Indonesia Raya mengalun khidmat mengawali acara. Ini menjadi penanda pentingnya pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di Kabupaten Batang Hari terutama di lingkungan Kemenag. Tak lama berselang, Kepala Kantor Kemenag Batang Hari H. Zeifni Ishaq, M.H.I. dan Ketua Baznas Batang Hari H. Muslim, S.Ag., M.Sy. membubuhkan tanda tangan pada lembar Perjanjian Kerja Sama (MoU). Sebuah simbol sederhana, namun sarat makna—tentang niat baik, komitmen, dan harapan besar.
MoU ini bukan sekadar dokumen administratif. Di baliknya, tersimpan ikhtiar untuk meningkatkan jumlah pengumpulan zakat, infaq dan sedekah untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Kepala Seksi Penyelenggara Zakat dan Wakaf M. Nurhadi, S.Pd.I., serta para kepala KUA dan madrasah se-Kabupaten Batang Hari menjadi saksi bahwa kerja sama ini lahir dari kesadaran bersama.
Ketua Baznas Batang Hari, H. Muslim, mengungkapkan bahwa selama ini belum ada MoU antara Baznas dan Kementerian Agama. Padahal, potensi zakat yang berhasil dihimpun oleh UPZ Kemenag sangat besar. ''Dengan adanya MoU ini, kami ingin memastikan pengelolaan zakat menjadi lebih terkoordinasi dan lebih meningkat lagi serta berdampak nyata,” ujarnya.
Muslim juga menyampaikan optimisme Baznas Batang Hari menatap tahun 2026, dengan target penghimpunan zakat melebihi Rp. 10 miliar. Angka itu bukan sekadar ambisi, melainkan cerminan keyakinan bahwa jika dikelola bersama, zakat mampu menjadi kekuatan sosial yang luar biasa.
Sementara itu, H. Zeifni Ishaq mengajak seluruh peserta merenungi satu fakta penting Indonesia dikenal dunia sebagai bangsa yang dermawan. Potensi zakat nasional yang mencapai ratusan triliun rupiah menunjukkan besarnya semangat berbagi masyarakat. Namun, realitas di lapangan berkata lain.
“Potensi zakat nasional mencapai Rp320 triliun, Provinsi Jambi sekitar Rp 4 triliun. Tetapi yang terkumpul masih jauh dari itu. Ini menjadi tugas kita bersama untuk memperbaiki pengelolaan zakat,” tutur Zeifni dengan nada reflektif.
Di tengah tantangan tersebut, Zeifni mengajak seluruh jajaran untuk tetap bersyukur. Ia menyebutkan bahwa Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari berhasil menempati peringkat kedua pengelolaan zakat se-Provinsi Jambi, dengan penghimpunan sekitar Rp753 juta. Sebuah capaian yang patut dibanggakan, sekaligus menjadi pemicu untuk melangkah lebih jauh.
Harapan besar pun mengiringi penandatanganan MoU ini. Bagi Zeifni, sinergi antara Kemenag dan Baznas bukan hanya soal meningkatkan angka penghimpunan, tetapi tentang memperluas manfaat zakat bagi pemberdayaan ekonomi umat. Dari bantuan modal usaha, penguatan UMKM, hingga program sosial keagamaan, zakat diharapkan mampu mengubah mustahiq menjadi muzakki.
“Ketika Kemenag dan Baznas berjalan bersama, zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batang Hari,” ujarnya menutup sambutan.
Hari itu, Aula PLHUT bukan sekadar menjadi tempat penandatanganan kerja sama. Ia menjadi saksi lahirnya sebuah komitmen bersama—bahwa zakat, jika dikelola dengan hati, amanah, dan kolaborasi, dapat menjadi jalan perubahan bagi umat. (***)
18/12/2025 | Mohd Haramen
BAZNAS BATANG HARI UPDATE DONASI KORBAN BENCANA SUMATERA
UPDATE DONASI BENCANA SUMATERA
Total pengumpulan per 18 Desember 2025
Rp 125.899.910
Alhamdulillah, berkat kepedulian dan kebaikan hati masyarakat Kabupaten Batang Hari, donasi untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera terus bertambah.
Terima kasih kepada seluruh muzakki, munfiq, dan para dermawan yang telah ikut meringankan beban mereka. Setiap rupiah yang Anda titipkan menjadi harapan bagi para korban—semoga Allah membalas dengan pahala berlipat ganda. ?????
Ayo teruskan semangat kepedulian ini. Anda masih dapat berdonasi melalui:
Bank Jambi
3000193371
a.n BAZNAS Kabupaten Batang Hari
BRI
031501000159307
a.n Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Batang Hari
Donasi Online:
kabbatanghari.baznas.go.id/rekening
Layanan BAZNAS:
0821 7736 2300
[email protected]
18/12/2025 | HUMAS BAZNAS

